Berikut Dengan Detail Menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co :

-------------------------------------------------

Gasa Gasa Foredi
Showing posts with label Beli Gasa dan Foredi Di Surabaya. Show all posts
Showing posts with label Beli Gasa dan Foredi Di Surabaya. Show all posts

Saturday, March 16, 2013

Kandungan dan khasiat tanaman Air Kelapa dan Labu Siam

Kandungan dan khasiat tanaman Air Kelapa dan Labu Siam


 Kandungan dan khasiat tanaman Air Kelapa

Kandungan : nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium dan besi.

Khasiat : sebagai oralit alami, penawar racun, memperlancar saluran pencernaan, mengontrol tekanan darah, meningkatkan kekebalan tubuh dan menggantikan cairan tubuh alami.

labu siamKandungan dan khasiat tanaman Labu Siam

Kandungan : protein, lemak, kalsium, fosfor dan besi

Khasiat : menurunkan kadar kolesterol serta mencegah hipertensi.

Thursday, March 14, 2013

Kandungan dan khasiat tanaman Pandan dan Sambiloto

Kandungan dan khasiat tanaman Pandan dan Sambiloto


 Kandungan dan khasiat tanaman Pandan

Kandungan : alkoida, flavonoida, tanin, plifenol serta saponin.

Khasiat : daun pandan wangi dapat membunuh larva nyamuk aedes aegypti.

JarakKandungan dan khasiat tanaman Sambiloto

Kandungan : daun dan cabangnya banyak mengandung zat deoksiandrogarafolid, andrografolid, homoandrofilid, flavonoid, alkane, keton dan damar.

Khasiat : sebagai pengontrol darah tinggi, kanker paru, diare, thypus dan kencing nanah.

Kandungan dan Khasiat Tanaman Sawo dan Anggur

Kandungan dan Khasiat Tanaman Sawo dan Anggur


Kandungan : bagian kulit banyak terkandung zat tannin, pada bijinya terkandung saponin (senyawa beracun), serta bagian buahnya banyak mengandung kalium, energi, karbohidrat, vitamin (A, C, B6), magnesium serta fosfor.

Khasiat : bagian daun digunakan untuk mengobati demam, serta obat luka dan borok. Bagian bunga mengandung ramuan rempah untuk wanita yang melahirkan, sedangkan bagian kulitnya dapat digunakan sebagai obat diare dan demam.

anggurKandungan dan khasiat tanaman Anggur

Kandungan : Karotenoid dan likopen, mangan, vitamin C, B6, K dan B1, Resveratrol (kemungkinan dapat mencegah kanker).

Khasiat : Menjaga kestabilan gula darah, mengatasi kelelahan, mengatasi influenza, membantu mengatasi polio dan herpes.

Kandungan dan Khasiat Tanaman Tebu

Kandungan dan khasiat tanaman Tebu


 
Kandungan : vitamin B2, Sacharum officinarum
Khasiat : daunnya digunakan untuk menyembuhkan demam, sedangkan sari tetes tebunya digunakan sebagai terapi anti diabetes, meredakan batuk, meredakan panas tinggi, menyembuhkan pegal linu dan mengatasi kerusakan gigi.



Sari tebu mengandung serat tak larut (insoluble fibre). Nah serat ini yang bikin air madu aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Sistem kerjanya adalah sebagai SEES (Side Effecet Eliminating Substances) atau senyawa yang menghilangkan efek samping, dalam hal ini peningkatan kadar gula dalam darah adalah efek samping dari air gula, namun di tiadakan efek sampingnya oleh adanya serat tak larut tersebut.

Kandungan dan khasiat tanaman Singkong dan Nangka

Kandungan dan khasiat tanaman Singkong


 Kandungan : bagian umbi mengandung vitamin (A, B1, C), kalsium, fosfor, protein, lemak, amilum, sedangkan bagian daunnya mengandung Vitamin (A, B17, dan C), Kalsium, Fosfor, Protein, Lemak, Hidrat arang dan Zat besi.

Khasiat : dapat mencegah kanker dan tumor.


nangkaKandungan dan khasiat tanaman Nangka

Kandungan : bagian buah mengandung albuminoid dan karbohidrat, sedangkan bagian batang banyak mengandung morin, sianomaklurin (zat samak), flavon, tanin.

Khasiat : daunnya digunakan sebagai terapi antidiabetes, sedangkan bijinya sebagai obat batuk.





Tanaman Obat Keluarga

Tanaman Obat Keluarga

 Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.[1] Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual.[1] Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.


Sejarah Tanaman Obat Keluarga

Mesir kuno

Pada zaman Mesir kuno (Tahun 2500 Sebelum Masehi), para budak diberi ransum bawang untuk membantu menghilangkan banyak penyakit demam dan infeksi yang umum terjadi pada masa itu.[2] Sejak itulah catatan pertama tentang penulisan tanaman obat dan berbagai khasiatnya telah dikumpulkan oleh orang-orang mesir kuno.[2]

Sejumlah besar resep penggunaan produk tanaman untuk pengobatan berbagai penyakit, gejala-gejala penyakit dan diagnosanya tercantum dalam (Papyrus Ehers).[3] Pada saat itu, para pendeta Mesir kuno telah melakukan dan mempraktekkan pengobatan herbal.[2]
Yunani kuno

Yunani

Bangsa Yunani kuno juga banyak menyimpan catatan mengenai penggunaan tanaman obat yaitu Hyppocrates (Tahun 466 Sebelum Masehi), Theophrastus (Tahun 372 Sebelum Masehi) dan Pedanios Dioscorides (Tahun 100 Sebelum Masehi) membuat himpunan keterangan terinci mengenai ribuan tanaman obat dalam De Materia Medica.[3] Orang-orang Yunani kuno juga telah melakukan pengobatan herbal.[2] Mereka menemukan berbagai tanaman obat baru, seperti rosemary dan lavender pada saat mengadakan perjalanan ke berbagai daratan lain.[2]

Cina

Tanaman obat di Cina berlangsung sekitar 3.000 tahun yang lalu, ketika muncul penyembuhan kerapuhan tulang oleh dukun Wu.[4] Pada waktu itu, penyakit ini diyakini disebabkan oleh kekuatan jahat, sehingga menurut dukun Wu diperlukan obat dari tanaman untuk mengusir kekuatan jahat itu.[4]

Bahkan, bahan penyembuhan tertua dalam sejarah telah ditemukan di China, di mana makam seorang bangsawan Han ditemukan untuk menyimpan data medis yang ditulis pada gulungan sutra.[4] Gulungan sutra berisi daftar 247 tumbuh-tumbuhan dan bahan-bahan yang digunakan dalam menyembuhkan penyakit.[4]



Inggris

Di Inggris, penggunaan tanaman obat dikembangkan bersamaan dengan didirikannya biara-biara di seluruh negeri.[2] Setiap biara memiliki tamanan obat masing-masing yang digunakan untuk merawat para pendeta maupun para penduduk setempat.[2] Pada beberapa daerah, khususnya Wales dan Skotlandia, orang-orang Druid dan para penyembuh Celtik menggunakan obat-obatan dalam perayaan agama dan ritual mereka.[2] Pengetahuan tanaman obat semakin berkembang dengan terciptanya mesin cetak pada abad ke 15, sehingga penulisan mengenai Tanaman-Tanaman Obat dapat dilakukan.[2]


London

Sekitar tahun 1630, John Parkinson dari London menulis mengenai tanaman obat dari berbagai tanaman.[2] Nicholas Culpepper ( 1616-1654 ) dengan karyanya yang paling terkenal yaitu The Complete Herbal and English Physician, Enlarged, diterbitkan pada tahun 1649.[2] Pada tahun 1812, Henry Potter telah memulai bisnisnya menyediakan berbagai tanaman obat dan berdagang lintah.[2]

Sejak saat itu banyak sekali pengetahuan tradisional dan cerita rakyat tentang tanaman obat dapat ditemukan mulai dari Inggris, Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Amerika, sehingga Potter terdorong untuk menulis kembali bukunya Potter’s Encyclopaedia of Botanical Drug and Preparatians, yang sampai saat inipun masih diterbitkan.[2] Tahun 1864, National Association of Medical Herbalists didirikan dengan tujuan mengorganisir pelatihan para praktisi pengobatan secara tradisional, serta mempertahankan standar-standar praktek pengobatan.[2]



Indonesia

Di Indonesia, pemanfaatan tanaman sebagai obat-obatan juga telah berlangsung ribuan tahun yang lalu.[3] Pada pertengahan abad ke XVII seorang botanikus bernama Jacobus Rontius (1592 – 1631) mengumumkan khasiat tumbuh-tumbuhan dalam bukunya De Indiae Untriusquere Naturali et Medica.[3] Meskipun hanya 60 jenis tumbuh-tumbuhan yang diteliti, tetapi buku ini merupakan dasar dari penelitian tumbuh-tumbuhan obat oleh N.A. van Rheede tot Draakestein (1637 – 1691) dalam bukunya Hortus Indicus Malabaricus.[3]

Pada tahun 1888 didirikan Chemis Pharmacologisch Laboratorium sebagai bagian dari Kebun Raya Bogor dengan tujuan menyelidiki bahan-bahan atau zat-zat yang terdapat dalam tumbuh-tumbuhan yang dapat digunakan untuk obat-obatan.[3] Selanjutnya penelitian dan publikasi mengenai khasiat tanaman obat-obatan semakin berkembang.[3]

Sumber : wikipedia.org








Best Regards




Wednesday, September 19, 2012

Beli Gasa dan Foredi Di Surabaya

Beli Gasa dan Foredi  Di Surabaya

Sebaiknya Anda perhatikan dengan cermat beberapa hal berikut ini sebelum Anda pesan Gasa dan atau Foredi. Sebab Foredi dan Gasa memang mempunyai khasiat yang berbeda.

Kalau Foredi lebih khusus sebagai obat oles herbal yang manfaatnya untuk lebih tahan lama berhubungan intim dengan pasangan, maka GASA (Gagah Perkasa) merupakan kapsul herbal untuk pembangkit gairah, menambah stamina dan tenaga laki-laki dewasa, membantu Anda agar tidak loyo. Apakah Sekarang Anda memahami perbedaannya antara Gasa dan Foredi sampai disini?

Ringkasnya begini, Foredi adalah untuk Ejakulasi Dini (ED). Sedangkan Gasa untuk Disfungsi Ereksi (DE).

Foredi murni untuk membuat lebih tahan lama, tetapi bukan (tidak cocok) untuk membuat Gairah anda meletup, bukan pula untuk menaikkan libido, sepenuhnya untuk tahan lama saja. Foredi mengurangi sensitifitas organ intim pria, tetapi tidak sampai mematikan rasa, sehingga hubungan intim bisa tetap dapat dinikmati.

Tapi, Foredi bukan untuk DISFUNGSI ereksi. Kalau Gasa YES, Gasa dapat membantu menguatkan ereksi Anda, meningkatkan gairah Anda, menaikkan libido pria dewasa.

Mungkin yang berikut ini adalah bahasa yang lebih mudah difahami tentang 2 hal yang cukup banyak dialami para lelaki.

EJAKULASI DINI (ED)
Keluarnya sperma lebih cepat dari yang diinginkan, penderita ejakulasi dini bisa punya masalah ereksi, bisa juga tidak. JIKA tidak punya masalah ereksi, cukup gunakan FOREDI saja. JIKA ereksi juga bermasalah (mudah keluar + organ vital loyo) gunakan FOREDI + GASA

DISFUNGSI EREKSI (DE)
Tidak bisa ereksi keras (organ vital lemas/loyo) dan seringkali belum terjadi ejakulasi atau bisa ejakulasi tapi ereksi lemah, untuk MASALAH EREKSI solusinya bukan FOREDI melainkan GASA.

Jikalau tujuan Anda adalah untuk menaikkan gairah, dan juga ingin lebih tahan lama, maka Anda bisa mengkombinasikan keduanya (Foredi dan Gasa). Pakai Gasa agar staminda dan gairah Anda naik dan ereksi lebih kuat, pakai Foredi agar dapat bertahan lebih lama (tidak cepat keluar). Anda sangat faham sekarang kan?

Kedua produk ini terbuat dari bahan herbal (alami). Foredi berupa GEL yang dioleskan pada organ intim pria, sedangkan Gasa berupa kapsul yang diminum (ditelan). Foredi bersertifikasi BPOM Indonesia, Gasa punya izin dari DEPKES RI.

Untuk membeli Gasa dan Foredi secara langsung dari agen terdekat di Surabaya, silahkan hubungi Agen di Kontak Website Kami : Cara Order Cepat 






Best regards